TERAPI LILIN ( PARAFFIN BATH)
TERAPI
LILIN ( PARAFFIN BATH)
Apa itu Terapi Parafin Bath?
Parafin
Bath merupakan salah satu modalitas terapi yang menggunakan metode panas dan
lembab, yang bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan, merelaksasikan
jaringan lunak tubuh dan mengurangi nyeri pada otot.
Terapi
ini menggunakan lilin parafin yang telah dikenal dan dimanfaatkan selama
berabad-abad dimulai sejak kekaisaran Romawi. Komponen alami lilin parafin
berasal dari minyak mineral mentah yang dihasilkan melalui proses penyulingan
atau pemisahan lilin dari minyak mineral mentah tsb. Proses pemurniannya
melalui proses perebusan, pendinginan dan penyaringan menjadi zat lilin-minyak
berat dan hasil akhir sebagai lilin parafin. Lilin tersebut tidak berwarna,
tidak berasa dan kadang diberi wewangian aromaterapi, tergantung dari tujuan
terapi yang hendak diharapkan. Hasil uji laboratorium, lilin parafin ini cukup
aman untuk penggunaan eksternal dan higienis.
Bagaimana Prinsip Kerja Terapi Parafin Bath?
Pada
bagian-bagian tubuh yang nyeri atau cedera, akan disiram atau dicelupkan pada
suatu wadah yang berisi lilin parafin yang dilelehkan menggunakan suhu
tertentu.
Efek
panas yang diperoleh dari lilin yang mencair akan menenangkan (merelaksasi)
jaringan lunak yang diterapi, membuka pori-pori dan meningkatkan aliran darah
dan sirkulasi tubuh. Hal ini baik untuk mengurangi rasa sakit/nyeri, kekakuan
otot dan sendi karena mampu menghilangkan kelebihan cairan di jaringan lunak
sekitar. Selain itu, sifat lilin itu sendiri mampu melembabkan kulit/tubuh
sehingga memberikan efek peremajaan kulit dan kulit nampak halus dan lembut.
Apa Indikasi Terapi Parafin Bath?
Saat ini
penggunaan parafin bath sebagai modalitas terapi sudah sangat umum dan banyak
digunakan di pusat-pusat rehabilitasi medis dan fisioterapi, terapi pijat,
industri spa. Terapi lilin parafin juga digunakan sebagai pengobatan pada
cedera olahraga.
Sesuai
dengan tujuannya untuk mengurangi rasa nyeri pada otot dan sendi, menenangkan dan
mempercepat proses penyembuhan, maka terapi menggunakan lilin parafin dilakukan
pada beberapa kondisi sebagai berikut:
• Radang sendi
• Kelainan kulit seperti eksim
• Fibromyalgia
• Fibrositis
• Peradangan otot dan sendi lainnya
• Kejang otot
• Terlalu banyak bekerja atau kelelahan
• Kaku sendi
• Tendonitis
• Tennis Elbow
• Dll
• Radang sendi
• Kelainan kulit seperti eksim
• Fibromyalgia
• Fibrositis
• Peradangan otot dan sendi lainnya
• Kejang otot
• Terlalu banyak bekerja atau kelelahan
• Kaku sendi
• Tendonitis
• Tennis Elbow
• Dll
|
|
Sementara industri spa yang berkaitan dengan perawatan tubuh/kecantikan lebih menekankan pada tujuan untuk melembabkan kulit dan membantu peremajaan kulit serta untuk mengatasi beberapa penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis.
Namun
pengobatan menggunakan lilin parafin ini tidak direkomendasikan untuk
penderita:
• Hipertensi (tekanan darah tinggi)
• Diabetes Mellitus (kencing manis)
• Varises (kelainan pembuluh darah vena superfisial/paling luar)
• Hipertensi (tekanan darah tinggi)
• Diabetes Mellitus (kencing manis)
• Varises (kelainan pembuluh darah vena superfisial/paling luar)
Bagaimana Prosedur Terapi Parafin Bath?
Proses
pengobatan menggunakan lilin paraffin sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu
yang lama. Pada pusat rehabilitasi medik dan spa, umumnya pengobatan dengan
metode ini menggunakan alat khusus yang berguna sebagai wadah dan pemanas,
sehingga lilin dapat berada dalam kondisi cair/meleleh. Kadang dilakukan
penambahan minyak aromaterapi esensial sesuai dengan kebutuhan.
|
|
|
Lilin parafin yang awalnya beku berbentuk balok, biasanya diletakkan dalam wadah tertutup yang dilengkapi dengan elemen pemanas yang akan melelehkan lilin parafin tersebut dan mempertahankan suhunya agar cukup nyaman dan tidak terlalu panas saat digunakan yaitu antara sekitar 48-57 derajat Celcius.
|
|
Sebelum
melakukan terapi, semua bagian tubuh yang hendak direndam dalam lilin parafin
harus bersih dari kotoran dan perhiasan apapun yang menempel pada kulit
(gelang, cincin, dll). Dianjurkan untuk mencuci bersih dan mengeringkan daerah
yang akan diterapi sebelum sesi pengobatan.
Bagian
tubuh yang akan diterapi, dibiarkan terbenam beberapa saat dalam wadah yang
berisi lilin parafin yang meleleh pada suhu tertentu dan kemudian angkat daerah
tersebut dari wadah, dan biarkan sisa lilin membeku membentuk lapisan di
permukaan daerah yang diterapi tsb. Proses pencelupan daerah yang sakit
dilakukan beberapa kali.
Sensasi
hangat akan memberikan manfaat memperlancar aliran darah dan sirkulasi,
mengurangi sakit dan pembengkakan daerah yang nyeri sekaligus memberikan
kelembaban pada kulit sekitar.
Setelah
sekitar 20 menit dan mengeras, lilin akan dikelupas dan daerah tersebut siap
untuk dilakukan pemijatan, peregangan, latihan atau tindakan terapi tambahan selanjutnya.
|
|
Apa Efek Samping Penggunaan Terapi Parafin Bath?
Jarang
terjadi efek samping yang membahayakan selama penggunaannya sesuai dengan
aturan dan cara yang direkomendasikan.
Efek samping terjadi apabila proses pemanasan lilin tersebut dilakukan pada suhu yang terlalu tinggi, sehingga dapat timbul luka bakar pada area yang direndam.
Efek samping terjadi apabila proses pemanasan lilin tersebut dilakukan pada suhu yang terlalu tinggi, sehingga dapat timbul luka bakar pada area yang direndam.
refrensi
Komentar
Posting Komentar